Latest Products
Showing posts with label Moods. Show all posts
Showing posts with label Moods. Show all posts

Nginguk

wah udah lama ga nengokin blognya sendiri, lama terbengkalai oleh berbagai kesibukan. Bahkan saya sendiri lupa kalau punya blog ini. Ya sudahlah, saya ke sini cuma nengokin blog ini, semoga bisa tetep semangat dan nge-blog jalan terus.
wah udah lama ga nengokin blognya sendiri, lama terbengkalai oleh berbagai kesibukan. Bahkan saya sendiri lupa kalau punya blog ini. Ya sudahlah, saya ke sini cuma nengokin blog ini, semoga bisa tetep semangat dan nge-blog jalan terus.
Detail

Hujan Waktu Itu

langit menghitam sedari tadi akhirnya berujung dengan air hujan

panas tak terasa lagi kini

yang tercipta hanyalah genangan air layaknya banjir

ku menerobos lebatnya hujan

sangat terasa air hujan membasahi rambut ini

ah, nikmatnya..

kunikmati hujan kali ini

langkahku sengaja tak kupercepat

ingin lebih lama menikmati air hujan

biarpun hujan membasahi kemejaku

kurasa jiwa ini lebih nyaman

ah, begitu nyaman...

merenung sejenak

di bawah titik-titik hujan

yang turun dengan lajunya

ku bisa merasakan anugerah-Nya

ah, indahnya..

(terima kasih untuk setetes air-Mu yang telah menenangkan jiwa ini)

repost from my main blog.

langit menghitam sedari tadi akhirnya berujung dengan air hujan

panas tak terasa lagi kini

yang tercipta hanyalah genangan air layaknya banjir

ku menerobos lebatnya hujan

sangat terasa air hujan membasahi rambut ini

ah, nikmatnya..

kunikmati hujan kali ini

langkahku sengaja tak kupercepat

ingin lebih lama menikmati air hujan

biarpun hujan membasahi kemejaku

kurasa jiwa ini lebih nyaman

ah, begitu nyaman...

merenung sejenak

di bawah titik-titik hujan

yang turun dengan lajunya

ku bisa merasakan anugerah-Nya

ah, indahnya..

(terima kasih untuk setetes air-Mu yang telah menenangkan jiwa ini)

repost from my main blog.

Detail

Seribu Bahasa

Diam, kuterdiam
lagi lagi kuterdiam
lebih baik aku diam
menahan rasa yang terpendam
Amarah hadir tiba-tiba
menggoda emosi di dada
tapi ku hanya bisa diam
lagi-lagi ku terbungkam
Bukannya aku tak bisa
ku hanya tak mau, tak biasa
tak biasa merangkai kata-kata
sebagai pistol makian untuk mereka
Biarlah kusimpan dan kurasa
segumpal api membara
biarlah hilang agar tak membeku
bersama percikan air wudhu
Ah, dia datang lagi
amarah, kesombongan dan iri
lebih baik ku diam lagi
daripada ku sakit hati
ku hanya manusia biasa
penuh dengan alpa
ini bagian dari diriku
sebuah ketidaksempurnaanku
Diam, kuterdiam
lagi lagi kuterdiam
lebih baik aku diam
menahan rasa yang terpendam
Amarah hadir tiba-tiba
menggoda emosi di dada
tapi ku hanya bisa diam
lagi-lagi ku terbungkam
Bukannya aku tak bisa
ku hanya tak mau, tak biasa
tak biasa merangkai kata-kata
sebagai pistol makian untuk mereka
Biarlah kusimpan dan kurasa
segumpal api membara
biarlah hilang agar tak membeku
bersama percikan air wudhu
Ah, dia datang lagi
amarah, kesombongan dan iri
lebih baik ku diam lagi
daripada ku sakit hati
ku hanya manusia biasa
penuh dengan alpa
ini bagian dari diriku
sebuah ketidaksempurnaanku
Detail
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Just Do It..!!! - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger